Minggu, 02 Oktober 2011

curcol setelah reunian

Aku tahu aku masih menyimpan harapan yang besar padanya.
Tapi dia seakan tak peduli.
DAn memandangku sebelah mata sambil tertawa meremehkan.
Dia mungkin hanya tidak tahu kalau dulu sebenarnya hatiku sangat ingin menyambut hatinya.
Namun mungkin kesabaran tak dimiliki, hingga dia kini berpindah hati.
Sebenarnya aku merindu sekaligus merana. Menyedihkan!
Tapi aku tetap tertawa dan bersikap seolah- olah hatiku baik- baik saja.
Mungkin aku sedikit tertutup dengan hatiku meski orang mengenalku sebagai sosok yang periang dan humoris.
Aku ingat sekali saat kemarin dia tertawa sinis, sakit.
Benar- benar menyakitkan dan aku harus menutup lukaku sekarang juga.
Sebelum semuanya berlanjut dan aku semakin dihantui bayang- bayangnya.
Dan sekali ini ku ucapkan semoga jalan terbaik selalu menyertai kita.

keajaiban dalam diri

Tuhan menciptakan manusia penuh dengan kesempurnaan

Diberi akal dan pikiran untuk memakmurkan isi bumi

Diberi tubuh yang menakjubkan untuk menaklukan hari- hari

Kamu harus bersyukur karena telah diberi semua elemen yang kamu butuhkan untuk menjadi seorang sukses dan berguna

Tak peduli wajahmu tak setampan/secantik artis Hollywood

Atau tubuhmu bergelambir lemak- lemak yang menyusahkan

Kamu harus tetap bersyukur

Karena dibalik semua kekurangan yang kamu keluhkan

Ada sejuta hal kecil yang luput dari perhatianmu yang patut disyukuri

Urat- urat yang melintang disekujur tubuhmu contohnya

satu cm saja urat itu bergeser dari tempat semestinya

Kamu akan merasa sakit , aktivitasmu akan terhambat, dan bagian itu akan bengkak, bukan?

Jadi mulailah bersyukur atas apa yang telah kau terima dari-Nya!

Karena hati akan merasa lapng jika syukur terus kau lakukan ketika cobaan datang menghadangmu

Bukankah hari- hari terasa bersahabat jika hati terasa tenang?

Tetap tersenyum, kawan!

Dan terus hadapi dunia dengan sikap optimismu!

Bravo!